BRMP Sayuran dan BRIN Perkuat Kolaborasi Kebijakan...
LEMBANG (27/8/2026)— Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) menerima kunjungan audiensi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Pertemuan strategis ini digelar sebagai tindak lanjut atas Instruksi Presiden No. 14/2025 tentang Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional.
Mewakili Kepala BRMP Sayuran, Kepala Subbagian Tata Usaha, Makful, S.P., M.Si., membuka sambutan dengan menyambut hangat jajaran tim kajian dari BRIN. Dalam kesempatan tersebut, Makful menegaskan kesiapan BRMP Sayuran untuk bersinergi dan berdiskusi secara mendalam guna mendukung keberhasilan program swasembada di lapangan.
"Kami berharap melalui pertemuan ini kita dapat berdiskusi dan menggali potensi yang ada, sehingga dapat memetakan bentuk kolaborasi yang tepat sebelum masuk ke sesi pembahasan utama," ujar Makful.
Turut hadir mendampingi dari pihak BRMP Sayuran, antara lain Ketua Tim Kerja Program, Evaluasi, dan Perakitan Modernisasi Pertanian, Astiti Rahayu, M.P., penanggung jawab komoditas bawang putih Agnofi Merdeka Efendi, S.P., serta jajaran tim teknis pengelola Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) dan Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Margahayu.
Sementara itu dari pihak BRIN, Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Hortikultura, Dr. Ir. Bagus Kukuh Udiarto, M.P., hadir bersama tim delegasi yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Yusuf, M.P. (Profesor Riset PR EPS BRIN), Dr. Dian Charity Hidayat, S.E., M.S.E., M.A. (Peneliti Ahli Madya Direktorat KLHKSDAK BRIN), serta Sri Mumpuni Handayani, S.Sos. (Perencana Muda Direktorat KLHKSDAK BRIN).
Dalam sambutannya, Dr. Ir. Bagus Kukuh Udiarto, M.P. menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk menggali data lapangan dan masukan teknis dalam rangka penyusunan naskah rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Langkah ini fokus pada peningkatan produktivitas bawang putih lokal berdaya saing agar target swasembada dapat tercapai secara berkelanjutan.
"Kedatangan kami adalah untuk menyusun naskah rekomendasi kebijakan peningkatan produktivitas bawang putih lokal. Kami ingin menggali akar masalah dan merumuskan formulasi kebijakan yang tepat agar target swasembada bawang putih dapat benar-benar terwujud dan tidak berakhir sia-sia," jelasnya.
Melalui sinergi antara BRMP Sayuran dan BRIN, diskusi mencakup evaluasi berbagai skema penanaman penyediaan benih bermutu bersertifikat, penguatan sarana UPBS dan IP2MP Margahayu, serta kesesuaian varietas terhadap kondisi agroklimat di berbagai daerah penanaman.